Google+ Followers

Sabtu, 27 April 2013

SAUDARA?

Saudara, mungkin jika kita mendengar kata ini hal yang pertama kita bayangkan adalah AKRAB, INTIM, SALING MENGERTI, PEDULI, SAYANG, dan banyak lagi hal-hal yang positif. 
Bahkan, tanpa adanya hubungan darahpun, jika kita merasa sangat dekat orang itu mungkin kita aka mengatakan "aku sudah menganggapnya seperti saudaraku sendiri". 

Karena hal tersebutlah banyak orang yang merantau ataupun sebatang kara merasakan dirinya HAMPA bila tanpa SAUDARA. Ya, itu adalah perasaan yang wajar dirasakan orang yang sebatang kara.


TAPI....

Bagaimana halnya dengan orang yang punya banyak "SAUDARA" yang SENANG BILA SAUDARANYA SENANG, tapi GA PEDULI saat SAUDARANYA SUSAH. Apa orang itu masih pantas disebut sebgai SAUDARA?

emang ada orang kaya gitu?

ADA..
BAHKAN BANYAK.

orang-orang egois yang hanya menjadikan kata SAUDARA sebagai kata yang hampa dan tidak memiliki arti apa-apa.

mungkin disaat kita berada dalam posisi itu kita akan mengatakan bahwa orang yang hidup sebatang kara LEBIH BERUNTUNG hidupnya dari pada kita.

kenapa?

karena, jika ia mempunyai masalah dan bingung cerita ke siapa ia sudah terbiasa. karena memang ia hanya seorang diri, malah bisa jadi ia merasa bahwa hal itu "wajar". sedangkan jika orang yang mempunyai banyak "SAUDARA"  mungkin mereka akan merasakan hal yang SANGAAT AMAT MENYAKITKAN.

dan, yang lebih parahnya lagi..

jika sang SAUDARA tersebut mengatakan ke orang jika dia tidak mengenal anda sama sekali.

bagaimana perasaan anda?

apakah orang tersebut masih pantas dianggap sebagai SAUDARA?

kira-kira, apa yang anda lakukan jika anda berada pada posisi tersebut?


ya, walaupun sakit rasanya, tapi setidaknya kita dapat mengetahui kepribadian dan sifat orang tersebut.
berdoalah agar kiranya Tuhan membukaan hatinya dan ia berubah da menjadi Manusia Baru.

JADI, INTINYA...

dalam segala perkara. Tuhan punya rencana yang pastinya akan Indah pada waktunya..
:')

GBU..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar